GRIB Jaya Sidoarjo Melakukan Audensi dengan Kejari Sidoarjo

Berita Utama38 Dilihat
banner 468x60

GRIB Jaya Sidoarjo Melakukan Audensi dengan Kejari Sidoarjo

banner 336x280

Sidoarjo || GemparNews.id – Kasus dugaan korupsi pengadaan tanah untuk pembangunan SMKN Prambon di Sidoarjo kembali mencuat dan menjadi sorotan publik.

Gerakan massa GRIB Jaya terus mengawal kasus ini, bahkan sudah dilaporkan ke KPK dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo.

Berikut rangkuman beritanya:

~Latar Belakang Masalah: Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berencana membangun SMKN Prambon di atas lahan seluas sekitar 21.000 meter persegi di Desa Kedungwonokerto, Prambon. Pengadaan tanah ini dilakukan pada akhir tahun 2023 dengan anggaran puluhan miliar rupiah.

~Dugaan Kejanggalan Transaksi: Lahan yang dibeli berstatus “gogol gilir” (hak pakai) yang seharusnya tidak dapat diperjualbelikan. Status tanah ini yang memicu persoalan hukum dan menyebabkan lahan mangkrak.

~Ada dugaan mark-up harga. Tanah awalnya dibeli dari petani sekitar Rp 2,3 miliar, kemudian dijual kembali ke Dinas Pendidikan Sidoarjo seharga sekitar Rp 25,4 miliar, menunjukkan selisih nilai transaksi yang fantastis.

~ Proses jual beli tanah diduga dilakukan saat status tanah belum sah menjadi hak milik, sehingga berpotensi menimbulkan persoalan administrasi, perdata, hingga pidana.

~Keterlibatan Pihak Berwenang: Kasus ini sempat dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, namun laporannya dicabut pada Januari 2025.

Saat ini, kasus tersebut sudah dilaporkan kembali ke Kejari Sidoarjo oleh grib jaya, dan Kejari Sidoarjo mengakui masih menelaah kasus ini dan akan mempelajari apakah masuk ranah pidana umum atau korupsi.

Ada dugaan keterlibatan oknum Wakil Ketua DPRD Sidoarjo yang disebut bernama Kayan, serta nama Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana sempat terseret, meski pihak Mimik Idayana membantah tuduhan tersebut. Tuntutan masyarakat melalui GRIB Jaya mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan korupsi ini secara transparan agar pembangunan SMKN Prambon bisa segera terealisasi.

Salah satu tim dari anggota media “Gempar News” yang kebetulan saat itu mengikuti dan meliput kegiatan rersebut berharap semoga kasus ini bisa segera menemukan titik terang dan keadilan bisa ditegakkan berkat adanya pengawalan dari aspirasi masyarakat GRIB Jaya Sidoarjo. (Atk).

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *