Jalan Kampung Rusak Parah, Warga Dusun Lumbang Terancam Bahaya Setiap Hari

Berita Utama69 Dilihat
banner 468x60

Jalan Kampung Rusak Parah, Warga Dusun Lumbang Terancam Bahaya Setiap Hari.

Sidoarjo – Kondisi jalan kampung di Desa Sawo Cangkring, Dusun Lumbang, Kecamatan Wonoyu, Kabupaten Sidoarjo,

banner 336x280

kian memprihatinkan dan dinilai sudah berada pada tahap darurat keselamatan. Jalan yang menjadi akses utama warga tersebut tampak berlubang, bergelombang, tergenang air, serta dipenuhi aspal yang mengelupas, sebagaimana terlihat jelas pada kondisi di lapangan.

Kerusakan ini bukan sekadar persoalan estetika, melainkan telah berubah menjadi ancaman nyata bagi keselamatan warga.

Lubang-lubang jalan yang tertutup genangan air kerap menjebak pengendara sepeda motor, terutama pada malam hari dan saat hujan. Beberapa warga mengaku hampir terjatuh, terpeleset, bahkan kendaraan mengalami kerusakan akibat menghantam lubang yang dalam.

“Sudah sering motor oleng, ban pecah, bahkan anak-anak sekolah juga rawan jatuh. Tapi sampai sekarang belum ada perbaikan serius,” keluh salah satu warga setempat.

Akibat Fatal Jika Dibiarkan
Kerusakan jalan ini menimbulkan berbagai dampak serius, di antaranya:
Risiko kecelakaan lalu lintas meningkat, khususnya bagi pengendara roda dua dan pejalan kaki

Kerusakan kendaraan warga, mulai dari velg bengkok, ban pecah, hingga shockbreaker rusak

Terhambatnya aktivitas ekonomi dan sosial, termasuk akses warga menuju tempat kerja, sekolah, dan layanan kesehatan
Citra buruk tata kelola infrastruktur desa, yang terkesan abai terhadap keselamatan masyarakat.

Ironisnya, kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan belum terlihat tindakan nyata dari pihak terkait, baik dari pemerintah desa maupun instansi berwenang di tingkat kecamatan dan kabupaten. Padahal, jalan tersebut merupakan urat nadi aktivitas warga Dusun Lumbang.

Desakan Tindakan Cepat
Warga mendesak agar pemerintah segera turun tangan, melakukan peninjauan langsung dan melaksanakan perbaikan permanen, bukan sekadar tambal sulam yang cepat rusak kembali. Perbaikan jalan dinilai mendesak sebelum menelan korban jiwa.

Media online GEMPAR NEWS menegaskan akan terus memantau dan mengawal persoalan ini hingga ada pembenahan nyata di lapangan. GEMPAR NEWS juga mendesak dinas terkait agar tidak menunggu jatuhnya korban baru bertindak.

Jika kerusakan ini terus diabaikan, maka pihak berwenang patut dipertanyakan komitmennya dalam melindungi keselamatan masyarakat.

Jalan rusak bukan takdir, melainkan cerminan kelalaian yang harus segera dihentikan dengan tindakan nyata, bukan sekadar janji.(anam)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *