Semarak Budaya Bantengan Meriahkan Pasar Kebon Desa Kepun Pandan, Dipimpin Pemangku Wilayah Ibu Sismiati

Berita Utama180 Dilihat
banner 468x60

Semarak Budaya Bantengan Meriahkan Pasar Kebon Desa Kepun Pandan, Dipimpin Pemangku Wilayah Ibu Sismiati

Mojokerto – Tradisi budaya Bantengan kembali menggema dan menyedot perhatian ratusan warga dalam sebuah gelaran adat yang berlangsung khidmat dan meriah di Pasar Kebon, Desa Kepun Pandan, Dusun Ngrayung. Acara budaya tersebut dipimpin langsung oleh Ibu Sismiati selaku Pemangku Wilayah, yang dikenal konsisten menjaga dan melestarikan kearifan lokal di wilayahnya.

banner 336x280

Sejak pagi hari, masyarakat dari berbagai usia telah memadati area pasar kebon. Mereka antusias menyaksikan prosesi Bantengan yang sarat makna spiritual, sejarah, dan nilai kebersamaan. Para pelaku seni tampil mengenakan busana adat serba hitam dengan ikat kepala khas, diiringi simbol-simbol kebesaran berupa payung adat berwarna emas, bendera merah putih, serta atribut sakral yang mencerminkan kekuatan, perlindungan, dan penghormatan terhadap leluhur.

Prosesi dimulai dengan ritual pembukaan, di mana para pemain Bantengan duduk bersila dengan penuh khidmat, menandakan kesiapan lahir dan batin sebelum memasuki inti pertunjukan. Nuansa sakral terasa kental, namun tetap berpadu harmonis dengan suasana kebersamaan masyarakat yang memadati lokasi acara.

Ibu Sismiati, selaku Pemangku Wilayah, dalam kepemimpinannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tontonan, melainkan tuntunan budaya yang mengajarkan nilai gotong royong, penghormatan kepada alam, serta pelestarian warisan leluhur agar tidak tergerus zaman.

“Bantengan adalah jati diri budaya kita. Jika tidak kita rawat bersama, maka generasi mendatang hanya akan mengenalnya dari cerita,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang hadir di lokasi.
Selain sebagai bentuk pelestarian seni tradisi, acara Bantengan ini juga berdampak positif bagi lingkungan sekitar, khususnya aktivitas ekonomi warga Pasar Kebon yang ikut menggeliat berkat ramainya pengunjung.

Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh kekeluargaan hingga selesai. Aparat desa dan tokoh masyarakat turut hadir untuk memastikan acara berjalan lancar tanpa menghilangkan nilai sakral yang menjadi roh utama tradisi Bantengan.

Dengan terselenggaranya acara ini, Desa Kepun Pandan khususnya Dusun Ngrayung kembali menegaskan diri sebagai wilayah yang kaya budaya, kuat tradisi, dan solid dalam kebersamaan, di bawah kepemimpinan pemangku wilayah yang peduli terhadap warisan leluhur.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *