Solar Subsidi Diselundupkan, Truk Modifikasi Komarudin Terbalik di Tulungagung: Polda Jatim Diminta Turun Tangan Tulungagung

Berita Utama182 Dilihat
banner 468x60

Solar Subsidi Diselundupkan, Truk Modifikasi Komarudin Terbalik di Tulungagung: Polda Jatim Diminta Turun Tangan

 

banner 336x280

Tulungagung — Upaya penyelundupan solar subsidi kembali terungkap. Sebuah truk tangki modifikasi bermuatan sekitar 8 ton solar ilegal milik Komarudin terbalik di saluran air Jalan Lintas Selatan (JLS) Pantai Widodaren, Kecamatan Besuki, Tulungagung, Jumat (28/10/2025) sekitar pukul 06.00 WIB.

 

  1. Kecelakaan tunggal tersebut diduga kuat terjadi karena truk tidak layak jalan. Kendaraan jenis dumtruk itu dimodifikasi menjadi truk tangki BBM industri tanpa izin dan tanpa kelengkapan surat jalan yang jelas.

Sejumlah saksi mata menyebut truk melaju dengan kecepatan tinggi dan tampak panik sebelum akhirnya masuk ke saluran air.

 

> “Truknya kenceng banget, mas. Kayak ada yang ngejar dari belakang. Sopirnya nggak bisa kendalikan, akhirnya masuk parit,” ujar seorang saksi di lokasi kejadian.

 

Saksi lain menambahkan bahwa setelah truk terguling, sopir dan kernet langsung melarikan diri.

> “Sopirnya kabur, mungkin takut karena muatan ilegal. Ada dua orang di dalamnya,” katanya

Hasil investigasi menyatakan truk biru–putih bernopol AG 9462 UT itu merupakan milik Komarudin, warga Sendang, yang dikenal sebagai pemain solar ilegal dan berstatus DPO dalam kasus penyalahgunaan solar di Polres Jombang setahun silam.

Truk yang sama sebelumnya beberapa kali tertangkap drone dan kamera awak media di gudang milik Komarudin di wilayah Ngujang.

1, utara Cafe Star. kendaraan juga pernah terlihat beroperasi mencurigakan di Desa Jimbe, Kecamatan

Solar subsidi yang diangkut truk tersebut diduga diperoleh dari sejumlah SPBU di Tulungagung dengan modus ngangsu menggunakan scan barcode serta nomor plat palsu yang diganti-ganti secara acak. Solar lalu ditampung di gudang sebelum dijual ke sektor industri demi mendapatkan keuntungan besar dari selisih harga.

Kanit Turjawali Polres Tulungagung, Ipda Sumarno, membenarkan kejadian tersebut.

> “Kendaraan sudah kami amankan dan saat ini masih kami selidiki. Sopir dan kernetnya kabur dan masih kami cari,” jelasnya.

Publik Mendesak Polda Jatim Turun TanganPeristiwa ini memunculkan kembali dugaan adanya jaringan besar penyelundupan solar subsidi di wilayah Tulungagung, Blitar, hingga Malang Raya.

Komarudin disebut masih aktif mengelola bisnis solar semi-ilegal bersama oknum berseragam loreng darat, dengan gudang operasional di Karangploso dekat pintu Tol Singosari.

Masyarakat menuntut Polda Jatim turun tangan dan mengusut praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi yang merugikan negara dan berpotensi melibatkan banyak pihak.(Kristian -infonesianews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *