Satlantas Polees Pasuruan Mempersulit Proses Pengambilan BB, Ada Apakah Disitu ???

Berita Utama86 Dilihat
banner 468x60

Satlantas Polees Pasuruan Mempersulit Proses Pengambilan BB, Ada Apakah Disitu ???

Pasuruan // Gemparnews –

banner 336x280

Terkait kasus kecelakaan yang terjadi di wilayah Satlantas Polres Pasuruan terkesan mempersulit para korban yang hendak mengambil BB berupa 3 unit mobil yaitu, Grand max, Dump truck dan Kol diesel.
Disitu ke 3 pihak korban laka tidak ada yang saling menuntut satu sama lain alias berdamai karena tidak ada yang merasa dirugikan satu sama lain, tapi kenapa untuk pengambilan BB sangat dipersulit oleh Kanit beserta anak buahnya.

Salah satu korban menyampaikan kepada awak Media bahwa untuk proses pengambilan BB dipersulit dan berbelit-belit. Padahal semua persyaratan yang diminta oleh Bpk.Rahmat dimana beliau yang menangani kasus ini, surat-surat lengkap dan surat pernyataan perdamaian yang sudah ditanda tangani oleh ke 3 belah pihak korban di atas matrei ternyata belum memenuhi syarat untuk pengambilan BB. Lantas atas dasar apa mereka masih menahan unit-unit para korban laka ini selama 2 bulan lebih.

Pada hari ke 3 kuasa korban laka menghadap ke Kanit yaitu Bpk. Gaga beliau adalah Kepala Unit di jajaran laka lantas Polres Pasuruan. Mereka mencoba untuk berkoordinasi terkait pengambilan BB yang dipersulit oleh pihak Polisi . Lalu Bpk Kanit bilang disuruh mendatangkan masing-masing yang punya mobil tersebut. Kenapa bukan supir-supir yang mengalami laka yang dipanggil kok malah yang punya mobil yang harus dipanggil disini kan kasusnya musibah kecelaan lalu lintas bukan tindak kejahatan yang bilamana mobil-mobil tersebut dipakai para supir untuk berbuat jahat yang melanggar pasal. Kalau memang kasusnya kriminal pastilah dipanggil yang mempunyai mobil untuk dijadikan saksi. Terlihat disitu aja sudah berbelit-belit seakan-akan para polisi-polisi laka ini menginginkan suatu imbalan yang sepantasnya untuk kepentingan pribadi.

Padahal disitu para korban sangat berharap supaya unit-unitnya segera bisa diambil kembali kaeena sudah 2 bulan lebih para korban tidak bisa bekerja, tidak ada pemasukan untuk keluarganya dan untuk mengangsur cicilan ke bank ungkap para korban. Dimanakah hati nurani para Polisi untuk Masyarakat ini.

Dari kejadian kasus laka lantas tersebut, diharapkan kepada yang terhormat KAPOLDA jawa Timur untuk melakukan pembinaan yang lebih tegas lagi terhadap anggota Satuan Lalu Lintas khususnya yang bertugas di wilayah Polres Pasuruan. Agar supaya mereka lebih bijak lagi dalam menangani kasus-kasus yang ada di lapangan, sehingga slogan Polisi untuk Masyarakat bisa diterapkan dan bukan hanya wacana belaka. (Heri C.S)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *