Kue Balok Lumer Mas Ambon, Cita Rasa Premium dari Dusun Temuireng yang Lumer di Lidah dan Menendang di Rasa

Berita Utama86 Dilihat
banner 468x60

Kue Balok Lumer Mas Ambon, Cita Rasa Premium dari Dusun Temuireng yang Lumer di Lidah dan Menendang di Rasa

Mojokerto, Jawa Timur — Di tengah hiruk pikuk dunia kuliner modern yang serba instan, hadir satu karya lokal yang membuktikan bahwa kesempurnaan rasa hanya bisa lahir dari tangan-tangan terampil dan hati yang tulus. Dialah Kue Balok Lumer Mas Ambon, brand kuliner yang kini semakin dikenal berkat cita rasanya yang khas, lembut, dan meledak di mulut.

banner 336x280

Diproduksi di Dusun Temuireng, Desa Temuireng, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, kue ini bukan sekadar jajanan biasa. Ia adalah hasil perpaduan antara keahlian, ketekunan, dan semangat inovasi dari sang kreator  Ilham, owner muda yang gigih dalam mengejar kesempurnaan rasa.

Dengan tagline “Lumer di Lidah, Menendang di Rasa”, Kue Balok Lumer Mas Ambon menjadi simbol karya kuliner lokal yang berkelas nasional. Setiap gigitan menghadirkan sensasi unik: tekstur lembut yang perlahan meleleh di mulut, disusul oleh rasa cokelat pekat yang kaya dan gurih yang pas, menciptakan harmoni rasa yang benar-benar mengguncang lidah.

Tidak ada kesuksesan yang datang secara instan. Bagi Ilham, perjalanan menciptakan resep Kue Balok Lumer Mas Ambon penuh dengan lika-liku dan perjuangan panjang. Ia mengaku telah melakukan puluhan kali uji coba untuk menemukan komposisi bahan yang tepat.

“Kadang kue terlalu kering, kadang cokelatnya tidak lumer sempurna. Tapi saya terus mencoba. Saya percaya, kalau dibuat dengan hati dan kesabaran, rasa terbaik pasti akan muncul,” ungkap Ilham sambil tersenyum mengenang perjuangan awalnya.

Setelah berbulan-bulan bereksperimen, Ilham akhirnya menemukan rahasia yang membuat kuenya berbeda dari yang lain. Perpaduan tepung premium, cokelat berkualitas tinggi, butter lembut, dan susu pilihan menjadi kunci yang menghasilkan rasa mewah dan tekstur lumer sempurna.

Kini, setiap kue yang keluar dari dapur produksi Mas Ambon adalah bukti nyata dari kesabaran dan dedikasi tersebut.

Pembuatan Kue Balok Lumer Mas Ambon tidak bisa dilepaskan dari proses manual yang penuh ketelitian. Ilham masih mempertahankan cara tradisional dalam mencampur adonan. Menurutnya, mesin bisa mencampur bahan, tetapi hanya tangan manusia yang bisa “merasakan” tekstur adonan yang hidup.

“Setiap adonan itu punya karakter. Saya harus tahu kapan dia siap dipanggang. Itulah kenapa saya tidak mau sepenuhnya bergantung pada mesin,” katanya.

Setelah adonan siap, kue dimasukkan ke dalam cetakan besi khusus yang dipanaskan dengan suhu tertentu. Suara desisan adonan yang mulai matang berpadu dengan aroma cokelat yang menyeruak di udara, menciptakan suasana dapur yang menggoda siapa pun yang mendekat.

Saat kue matang sempurna, bagian luar berwarna cokelat keemasan, sementara bagian dalamnya tetap lembut dan lumer. Begitu dipotong, lelehan cokelat panasnya mengalir perlahan, menciptakan pemandangan yang membuat siapa pun sulit menolak.

Di dapur kecil di Dusun Temuireng itu, suasana selalu hidup. Para pekerja dengan cekatan menyiapkan bahan, mengaduk adonan, dan memanggang kue dengan penuh perhatian. Aroma butter dan cokelat berpadu memenuhi ruangan — menciptakan suasana yang mengundang senyum bahkan sebelum kue dicicipi.

Ilham selalu berpesan kepada timnya: “Kita tidak hanya membuat kue, kita membuat orang bahagia. Jadi setiap kue yang keluar harus punya rasa dan jiwa.” Kalimat itu kini menjadi semangat yang menjiwai setiap proses produksi.

Bukan hanya di Mojokerto, nama Kue Balok Lumer Mas Ambon kini mulai dikenal hingga ke Gresik, Surabaya, dan sekitarnya. Para pelanggan yang pernah mencoba rata-rata memberikan respons yang sangat positif.

Salah satu pelanggan, Dewi (29), warga Surabaya, mengaku pertama kali mencoba karena rekomendasi teman. “Awalnya saya pikir rasanya pasti biasa saja, tapi ternyata luar biasa! Begitu digigit, cokelatnya langsung lumer dan rasanya itu… wah, benar-benar menendang lidah. Saya langsung pesan lagi buat keluarga,” ujarnya antusias.

Sementara Adi (34), pelanggan asal Gresik, menyebut Kue Balok Lumer Mas Ambon sebagai kue balok terenak yang pernah ia coba. “Banyak yang jual kue balok, tapi yang ini beda banget. Rasanya berkelas, aromanya kuat, dan teksturnya empuk. Ini bukan sekadar kue, tapi karya rasa.”

Meski diproduksi di desa kecil, Kue Balok Lumer Mas Ambon mampu menembus pasar kota dengan rasa dan kualitas yang tidak kalah dari produk modern. Lokasi produksinya yang sederhana di Dusun Temuireng, Desa Temuireng, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, justru menjadi simbol keaslian dan ketulusan.

Untuk memudahkan pelanggan, lokasi produksi bisa langsung dikunjungi atau ditemukan melalui Google Maps di tautan berikut :
👉 https://maps.app.goo.gl/ZiSvCgnVZFhvyvow7?g_st=awb

Pemesanan juga dapat dilakukan melalui WhatsApp di (+62) 812-3469-4100, dengan layanan pengiriman yang menjangkau berbagai daerah di Jawa Timur.

Tak berhenti pada satu varian, Ilham juga terus berinovasi menghadirkan rasa baru yang unik dan berkarakter. Kini tersedia beberapa varian andalan seperti Cokelat Original, Keju Lumer, Tiramisu, Matcha, dan Red Velvet. Setiap varian menawarkan pengalaman rasa yang berbeda namun tetap mempertahankan ciri khas lumer dan lembut di dalam.

“Setiap rasa punya cerita. Tapi yang pasti, semua harus tetap membawa kelezatan khas Mas Ambon — lembut, lumer, dan bikin nagih,” ujar Ilham menutup perbincangan.

Kue Balok Lumer Mas Ambon bukan sekadar produk kuliner, melainkan manifestasi dari kerja keras, ketulusan, dan seni dalam menciptakan rasa. Dari sebuah dapur sederhana di pedesaan, kini aroma dan kelezatannya telah menembus pasar kota — membuktikan bahwa kehebatan rasa tidak mengenal batas tempat.

Setiap gigitan adalah perpaduan antara kesabaran dan keahlian, setiap lelehan cokelat adalah simbol dari cinta terhadap karya. Kue Balok Lumer Mas Ambon bukan hanya kue, tetapi karya rasa yang hidup, lumer di lidah, meledak di hati.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *