Pesta Pora HUT RI ke-80, LSM GEMPAR Bersama Warga Guyangan Gelar Arak-arakan dan Jogetan Meriah

Berita Utama191 Dilihat
banner 468x60

Mojokerto, Jawa Timur || Gemparnews  —

Suasana riang gembira membalut Dusun Guyangan, Desa Madureso, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto pada Minggu pagi (10/08/2025). Dentuman musik horeg yang lantang mengiringi arak-arakan membuat warga tumpah ruah ke jalan, ikut larut dalam perayaan memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80.

banner 336x280
Acara ini diprakarsai oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LSM GEMPAR bersama masyarakat setempat. Pukul 10.35 WIB, warga mulai berkumpul di jalan utama dusun. Deretan ibu-ibu dengan busana seragam bermotif batik biru dan kerudung abu-abu melangkah beriringan, sambil melambai-lambaikan tangan mengikuti irama musik. Karang Taruna setempat pun tak mau kalah, menampilkan gerakan joget enerjik yang memancing tepuk tangan penonton.

Ketua DPP LSM GEMPAR yang hadir langsung di lokasi tampak berbaur dengan masyarakat, menandai eratnya hubungan antara organisasi tersebut dan warga desa. “Ini bukan sekadar hiburan, tapi juga momentum untuk menguatkan rasa persatuan dan semangat gotong royong,” ujarnya saat ditemui di tengah keramaian.

Musik horeg berkumandang lantang, jogetan jadi pusat perhatian
Alunan musik horeg—yang dikenal dengan tempo cepat dan bass menggelegar—menjadi magnet tersendiri bagi penonton. Anak-anak, remaja, hingga orang tua ikut menggerakkan badan, mengekspresikan kebahagiaan di tengah suasana kemerdekaan. Bahkan beberapa penonton yang awalnya hanya berdiri di pinggir jalan akhirnya ikut bergabung dalam barisan joget, menambah panjang iring-iringan.

Gotong royong mempersiapkan acara
Persiapan perayaan ini telah dilakukan sejak beberapa minggu sebelumnya. Warga bahu-membahu membuat kostum, menata panggung, hingga menyiapkan hidangan untuk peserta dan tamu. Semangat gotong royong ini menjadi cerminan nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendiri bangsa.

Selain arak-arakan dan joget, rangkaian kegiatan lain seperti lomba tradisional, pawai bendera, dan pembagian hadiah untuk anak-anak juga mewarnai perayaan di Dusun Guyangan. Warna merah putih berkibar di sepanjang jalan, menjadi simbol kebanggaan akan kemerdekaan yang telah diraih pada 17 Agustus 1945.

Menjaga tradisi, merawat persatuan
Perayaan semacam ini sudah menjadi tradisi tahunan di Desa Madureso. Namun tahun ini terasa lebih istimewa karena melibatkan lebih banyak elemen masyarakat, termasuk dukungan penuh dari LSM GEMPAR. Kehadiran organisasi ini dinilai warga sebagai bukti nyata komitmen mereka dalam mendorong kegiatan sosial dan kebudayaan di tingkat desa.

Dengan senyum lebar dan langkah penuh semangat, warga Dusun Guyangan mengirim pesan sederhana namun bermakna: kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk dirayakan bersama, dengan suka cita, persatuan, dan rasa syukur.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *