Pengendara Motor Meninggal Mendadak di Patar Lor, Diduga Akibat Serangan Jantung
Sidoarjo – Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia secara mendadak saat melintas di wilayah Patar Lor, RT 02 RW 01, Desa Ngaresrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, pada Selasa (16/12/2025). Korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung.
Korban diketahui bernama Agus Sugiono, seorang pria yang berdomisili di Desa Plaosan RT 01 RW 02, Kecamatan Wonoayu. Berdasarkan data identitas yang diperoleh di lokasi kejadian, almarhum tercatat beralamat asal di Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember.
Menurut keterangan sejumlah warga setempat, korban tiba-tiba terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya dan ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Warga yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan awal serta menghubungi pihak terkait untuk meminta bantuan medis.
Anggota media online Gempar News yang kebetulan berada di sekitar lokasi turut membantu proses penanganan awal, sekaligus melakukan pengondisian agar situasi tetap aman dan tidak menimbulkan kerumunan berlebihan. Warga bersama relawan berupaya menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
Tak berselang lama, satu unit ambulans milik Hj. Mimik Indhyana (W2)—yang juga dikenal sebagai kader Partai Gerindra—tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi korban. Ambulans tersebut dikemudikan oleh Bapak Syamsudin. Proses evakuasi berlangsung dengan tertib dan disaksikan oleh warga sekitar.
Setelah dilakukan pemeriksaan awal, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Jenazah kemudian dievakuasi menggunakan ambulans untuk selanjutnya dibawa sesuai dengan prosedur yang berlaku, guna penanganan lebih lanjut dan penyerahan kepada pihak keluarga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak medis terkait penyebab pasti meninggalnya korban. Namun, berdasarkan ciri-ciri kejadian dan kondisi korban di lokasi, kematian diduga kuat akibat serangan jantung mendadak. Pihak keluarga diketahui telah menerima peristiwa ini sebagai musibah.
Peristiwa tersebut sempat menyita perhatian warga sekitar, namun berkat kerja sama yang baik antara masyarakat, relawan, awak media, serta pihak ambulans, situasi dapat dikendalikan dengan cepat dan kondusif.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya menjaga kondisi kesehatan, khususnya bagi para pengendara, serta pentingnya respons cepat dan kepedulian sosial dalam situasi darurat.(jono)









