Satlantas Polres Mojokerto Gelar Program “Polantas Menyapa”, Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas hingga Sentuh Hati Para Sopir Truk

Berita Utama40 Dilihat
banner 468x60

MOJOKERTO – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Mojokerto terus menunjukkan dedikasi tinggi dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Melalui program inovatif bertajuk “Polantas Menyapa”, jajaran kepolisian kembali hadir di tengah masyarakat, kali ini menyasar langsung para sopir truk di kawasan industri dan jalur padat logistik wilayah Mojokerto.

Kegiatan yang berlangsung pada awal pekan ini dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Mojokerto, Ipda Gatot Setiawan, beserta personel unitnya. Mereka turun ke lapangan, menyambangi para pengemudi di area pabrik, terminal logistik, hingga titik-titik rawan pelanggaran lalu lintas untuk memberikan sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya keselamatan berkendara serta tertib administrasi kendaraan.

banner 336x280

Dalam kesempatan itu, Ipda Gatot Setiawan menegaskan bahwa keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab petugas kepolisian, tetapi juga seluruh pengguna jalan.

“Kami ingin mengubah paradigma bahwa polisi lalu lintas bukan hanya menilang, tetapi juga mendidik dan mengingatkan. Melalui program Polantas Menyapa, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat, khususnya para sopir truk yang menjadi tulang punggung distribusi logistik di Mojokerto,” ujar Ipda Gatot di sela kegiatan.

Para pengemudi yang ditemui diberikan imbauan humanis mengenai pentingnya mengecek kondisi kendaraan sebelum berangkat, melengkapi dokumen seperti SIM, STNK, dan surat jalan, serta mematuhi aturan batas kecepatan dan waktu istirahat agar terhindar dari kecelakaan akibat kelelahan. Selain itu, petugas juga mengingatkan agar para sopir tidak menggunakan ponsel saat mengemudi dan selalu mengenakan sabuk pengaman.

Tak hanya memberikan penyuluhan, personel Satlantas juga membagikan selebaran edukatif berisi panduan keselamatan dan tata tertib berlalu lintas. Beberapa sopir yang ditemui tampak antusias dan mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Biasanya kami jarang diajak ngobrol langsung sama polisi. Ternyata mereka peduli juga sama kami para sopir. Jadi tahu mana yang harus dilengkapi dan gimana biar aman di jalan,” tutur Sutrisno, salah satu sopir truk pengangkut bahan bangunan asal Mojokerto.

Kanit Kamsel menambahkan bahwa program Polantas Menyapa akan terus digelar secara berkelanjutan dengan menyasar berbagai komunitas pengguna jalan, termasuk ojek online, pengendara roda dua, hingga pelajar sekolah. Harapannya, kegiatan ini mampu membangun budaya tertib berlalu lintas yang berangkat dari kesadaran masyarakat, bukan semata karena penegakan hukum.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Tanpa kesadaran masyarakat, angka kecelakaan sulit ditekan. Maka pendekatan yang kami lakukan harus menyentuh sisi kemanusiaan — bukan hanya lewat razia, tapi juga lewat komunikasi, edukasi, dan empati,” tegas Ipda Gatot.

Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Mojokerto berupaya menunjukkan wajah polisi lalu lintas yang humanis, proaktif, dan bersahabat, sejalan dengan semangat Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) yang digelorakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dengan kehadiran Polantas Menyapa, diharapkan hubungan antara petugas dan masyarakat, khususnya para sopir truk yang berperan vital dalam roda ekonomi daerah, semakin harmonis. Keselamatan di jalan bukan hanya slogan, melainkan menjadi bagian dari gerakan bersama demi Mojokerto yang tertib, aman, dan berkeselamatan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *